Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com

Mari Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com ! Setiap orang pasti ingin bahagia. Namun tidak semua orang bisa meraih kebahagian sesuai dengan yang diharapkannya. Bahagia banyak sekali prespektif dan penyebabnya. Ada orang yang bahagia jika bisnisnya berhasil, ada orang yang bahagia jika sakitnya bisa sembuh, ada orang yang bahagia jika dia dapat menempuh pendidikan yang tinggi, ada orang yang bahagia jika cita-citanya bisa terwujud, ada orang yang bahagia jika dia dapat menjalankan ibadah sesuai agamanya dengan baik, ada orang yang bahagia jika dia melihat anak-anaknya berhasil, ada orang yang bahagia jika bertemu dengan sahabat-sahabatnya di masa lalu, ada orang yang bahagia jika karirnya menanjak terus, ada orang yang bahagia jika berhasil menyelesaikan masalah yang sedang menderanya, ada orang yang bahagia jika berada di tempat yang sunyi seperti di pegunungan atau di pantai, ada orang yang bahagia jika bisa memberikan manfaat kepada orang lain (bisa membantu orang lain), ada orang yang bahagia jika dapat berprestasi, dan masih banyak lagi prespektif bahagia dengan berbagai macam penyebabnya. Bahkan ada prespektif bahagia yang negatif atau bisa saya katakan bahagia yang semu. Beberapa contoh bahagia yang semu (negatif): kebahagian dengan minum-minuman keras, bahagia tatkala melihat orang lain menderita, bahagia tatkala menyakiti orang lain.
Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com
Dalam kesempatan ini saya ingin Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com. Bahagia yang saya maksudkan adalah kebahagian yang positif dengan harapan akan tersalur energi positif ini ke seluruh para pembaca. Mudah-mudahan saja usaha saya untuk Berbagi Kebahagiaan Bersama TabloidNova.com ini bisa menjadi Inspirasi Kebahagiaan bagi siapapun yang membacanya.

Setiap orang pasti memimpikan dapat Bahagia bersama Keluarga mereka, saya juga demikian. Bahagia bersama Keluarga banyak sekali jalannya atau dengan kata lain banyak sekali penyebabnya. Seandainya dituliskan kedalam buku, bisa jadi akan ada berjilid-jilid buku yang bisa dituliskan untuk membahas Bahagia bersama Keluarga tersebut.

Namun dalam kesempatan Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com ini saya ingin sedikit bercerita tentang bahagia bersama keluarga. Bagi saya keluarga merupakan hal yang sangat penting. Keluarga merupakan tempat pertama kali kita mendapatkan pendidikan tentang kehidupan ini. Semua kebahagiaan berawal dari keluarga. Sejak tahun 2004 saya sudah meniti karir dan saya pun rela harus jauh dari keluarga saya di desa, bahkan sejak tahun 1997 saya sudah harus jauh dari keluarga demi menuntut ilmu dan menggapai perubahan menuju yang lebih baik. Hingga pada tahun 2007 saya menikah. Mulai saat itulah, saya mulai berpikir bahwa hidup bersama keluarga merupakan suatu kebahagiaan tersendiri. Namun apa daya, saat itu saya masih loyal untuk meniti karir di suatu perusahaan swasta di Surabaya. Penghargaan sebagai "the Best Colleague" di tempat bekerja belum memberikan rasa puas untuk menunjang karir saya. Bahkan di sela-sela bekerja saya menyempatkan diri untuk meningkatkan pendidikan formal saya. Bahkan sempat ada yang pesimis terhadap usaha saya tersebut, mengingat penghasilan saya yang pas-pasan. Namun bagi saya perubahan terhadap hidup saya harus saya mulai. Dan setiap perubahan hidup saya, harus saya lakukan sendiri dengan selalu meminta petunjuk dan pertolongan dari Allah Swt. Alhamdulillah, di tahun 2013 saya berhasil lulus S2 tepat waktu, dengan predikat cumlaude di suatu perguruan tinggi swasta di Surabaya pada program studi yang terakreditasi B.

Lulus dari pendidikan S2 merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya, mengingat kondisi ekonomi saya saat menjalani pendidikan tersebut masih pas-pasan. Pada awalnya, saya sangat bahagia dengan harapan dengan bertambahnya gelar tersebut bisa mendorong untuk meningkatkan karir saya. Namun justru itulah titik balik kehidupan saya. Setelah saya mengenyam pendidikan S2, saya mulai sadar bahwa karir tertinggi adalah menjadi Bos bagi diri sendiri. Oleh karena itu, pada tahun 2014 saya membulatkan tekad untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai pegawai kantoran. Mungkin memang aneh, tatkala orang semakin susah mencari pekerjaan justru saya melepaskan pekerjaan saya tersebut. Tapi bagi saya perubahan menuju hal yang lebih baik harus saya lakukan.

Kini sudah 1 tahun lebih saya bekerja mandiri dari rumah (baca:kontrakan). Alhamdulillah, dari menekuni bisnis online ( jasa pembuatan website, jasa seo, jual buku online) justru saya bisa mendapatkan penghasilan lebih daripada penghasilan saya saat masih bekerja sebagai pegawai kantoran dulu. Apalagi dalam menjalankan bisnis tersebut saya tidak perlu kemana-mana, cukup online dari rumah saja dan waktunya bisa kapanpun. Namun yang terpenting adalah tetap menjaga komitmen dan kepercayaan klien.

Bisa bekerja di rumah dan selalu dekat dengan keluarga tentu sangat menyenangkan. Ini wajib saya syukuri. InsyaAllah dalam waktu dekat ini saya juga berkeinginan untuk kembali ke desa. Saya bertekad untuk menjalankan bisnis dari desa sehingga bisa semakin dekat dengan keluarga saya di desa. Dengan berbisnis di desa namun berpenghasilan kota tentu sangat memberikan kebahagiaan tersendiri. Apalagi bisa bekerja dan hidup bersama keluarga saya di desa tentu sangat membahagiakan.

Demikian sekilas Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com dari saya. Ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil hikmahnya, yaitu :
  1. Kita harus berani membuat perubahan bagi diri kita sendiri.
  2. Pendidikan formal maupun informal wajib kita tempuh sebagai bekal perubahan kita.
  3. Kebahagiaan harus kita kejar sekuat tenaga dengan diiringi doa.
  4. Kebahagiaan adalah hak semua orang baik kaya ataupun miskin, namun hanya mereka yang mengejar dan menjaganya saja yang bisa meraih kebahagiaan itu.

Tulisan "Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com" ini diikutsertakan dalam
Lomba SEO "Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com"
Yang diadakan oleh TabloidNova.com
Periode April s/d 31 Mei 2015
Share on Google Plus

About aris nurbawani

Arisnbw adalah Aris Nurbawani, bukan yang lain.